Susan Boyle-You have to be there

Susan Boyle setia bernyanyi  di sebuah paduan suara didesanya. Setelah menjadi superstar, ia tetap menyanyikan lagu untuk Tuhan. Ia tidak malu untuk menyatakan imannya. Sebuah lagu indah yang dinyanyikan dengan penuh perasaan, membuat hati ini tergetar mendengarkannya. I’m nothing withou YOU.

Diproteksi: You’re The Only Place

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


I will sing a wounderous story

I will sing the wondrous story
Of the Christ who died for me
How He left His home in glory
For the corss of Calvary

Chorus:
Yes, I’ll sing the wondrous story
Of the Christ who died for me
Sing it with the saints in glory
Gathered by the crystal sea

I was lost but Jesus found me
Found the sheep that went astray
Wrapped His loving arms around me
Drew me back into His way

I was bruised but Jesus healed me
Faint was I from many a fall
Sight was gone and fears possessed me
But He freed me from them all

Days of sadness still com o’er me
Sorrow’s path I often tread
But the Savior still is with me
By His hand I’m safely led

Chorus

Sing the wondrous story

I’M single and very happy

 
mereka bilang aku pemilih dan kesepian
terlalu keras menjalani hidup
beribu nasehat dan petuah yang diberikan
berharap hidupku bahagia

reff:
aku baik baik saja
menikmati hidup yang aku punya
hidupku sangat sempurna
I’m single and very happy
mengejar mimpi mimpi indah
bebas lakukan yang aku suka
berteman dengan siapa saja
I’m single and very happy

mereka bilang sudah saatnya karena usia
untuk mencari sang kekasih hati
tapi kuyakin akan datang pasangan jiwaku
pada waktu dan cara yang indah

back to reff:

waktu terus berjalan tak bisa kuhentikan
kuinginkan yang terbaik untuk hidupku

back to reff:

Trust His Heart

Sebuah lagu yang sangat indah. Lagu ini pertama kali saya dengar saat dinyanyikan oelh GI Fransiska. Saat itu saya sedang bergumul karena masalah skripsi saya. Saya menangis. Saya merasa begitu dikuatkan ketika mendengarkan lagu ini.  Sekalipun sat itu saya tidak melihat jalan keluar untuk masalah skripsi saya. Tetapi saya mau percaya pada hati-Nya Tuahn. Dan terbukti kan? Skripsi saya dapat diselesaikan dnegan tepat waktu bahkan mendapatkan nilai A.

Menjelang penutupan tahun baru ini, saya masih bergumul tentang maslaah pasangan hidup. Lagi-lagi masih dalam kesendirian dan saya tidak tahu kapan saya bisa mengakhiri masa lajang saya. tetapi satu hal yang akan tetap saya lakukan, yaitu percaya pada hati-Nya.

Siapa yang butuh Mesias?

The Redemer will come to Zion to those in Jacob who repent of their sins.
Isaiah 59:20

Tawarkanlah obat mujarab kepada mereka yang merasa dirinya sehat-sehat saja. Apakah mereka akan menghargai obat yang kau tawarkan? Tentu saja tidak! Untuk apa obat kalau mereka merasa tidak sakit? Sayang beribu sayang, ada banyak penyakit mematikan yang tidak ada gejala yang jelas, seperti AIDS.

Itulah reaksi Kerajaan Yehuda, ketika Nabi Yesaya menubuatkan tentang kedatangan Mesias. Siapa yang butuh mesias? Kami baik-baik saja kok. Untuk apa Mesias? Toh yang sedang bertahta adalah raja dari keturunan Daud. Apa harus bertobat lagi? Untuk apa? Enakan juga hidup seperti ini, bisa melakukan apapun yang disukai. Siapa yang butuh Tuhan?

Ketika nubuatan ini diserukan oleh Yesaya, bangsa Israel sedang dalam kondisi mendukakan Tuhan dengan penyembahan berhala mereka. Baik raja maupun rakyat, melupakan Tuhan. Siapakah yang peduli akan kedatangan Mesias?

Sampai tiba saatnya Tuhan menghancurkan bangsa israel dan Yehuda hingga mereka tidak lagi memiliki apapun. Hidup selama ratusan tahun sebagai bangsa yang terjajah. Saat itulah mereka sungguh merindukan Mesias. Saat itulah mereka baru mau bertobat dan kembali pada Tuhan. Namun sayang beribu sayang, saat Mesias datangpun, mereka tolak.

Bagaimana dengan kita? Mungkin saat ini keadaan kita juga baik-baik saja. Mungkin kita justru lebih senang hidup tampa Tuhan karena bisa bebas melakukan apapun. Sobat, Tuhan mengasihimu. Jangan menunggu sampai Tuhan menghancurkan kita, baru mau kembali pada Tuhan. Apabila Tuhan memanggil kita untuk kembali padaNya, datanglah segera. Bukan supaya aman dan bahagia. Tetapi karena hanya didalam Dialah kita dapat sungguh-sungguh beroleh kehidupan kekal. Dia mengasihi kita. Apakah respon kita? Jangan menunggu sudah masuk neraka, baru menyadari bahwa diri kita adalah orang berdosa yang patut dimurkai. Jika sudah berada di neraka, mau bertobat juga sudah terlambat. Jika sudah berada di neraka, baru mau mengakui yesus adalah Tuhan, itu sudah terlambat. Yesus mengasihimu. Itu sebabnya Dia mati bagi kita untuk menebus dosa-dosa kita. Jika kita mau menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamat, maka pengampunan dosa telah disediakan bagi kita. Terimalah Dia sekarang didalam hatimu.

 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

(Yoh 3:16)

Kegemparan di Yerusalem

70 Imam anggota Makamah Sanhedrin sudah berkumpul di  “Chamber of  Hewn Stone”( “Lishkat ha-Gazit”).  Sebuah ruangan yang megah idekat ruang imam di Bait Allah.

Mereka tampak begitu gelisah karena kegemparan besar telah terjadi di kota Yerusalem. Tak lama kemudian Imam besar pun memasuki ruangan dengan jubah kebesarannya yang indah.  Semua imam berdiri untuk menghormati sang pemimpin mereka. Ya, seorang imam kepala begitu dihormati layaknya seorang pangeran dalam kerajaan. Imam Besarlah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang dapat mengadili bangsanya, Israel.  Setelah Imam Besar duduk di kursi singgasananya, semua imampun duduk di tempatnya masing-masing membentuk setengah lingkaran.

 

 

Tuanku, saat ini semua penduduk Yerusalem telah gempar karena kedatang serombongan besar orang kafir dari timur. Mereka mengatakan bahwa raja bangsa Yahudi telah lahir. Itu sebabnya mereka datang dari jauh untuk menyembahnya.  Bukankah hal ini aneh? Saat ini kita sedang dijajah oleh Bangsa Romawi, dan tentu saja kita tidak mempunyai seorang raja. Jangan-jangan yang mereka maksudkan adalah kelahiran Sang Mesias! “

“ Aku sudah tahu tentang hal itu” Jawab imam besar dengan datar. “ Raja Herodes juga telah memanggil kami dan juga orang-orang farisi yang terkemuka di kota ini. Beliaupun juga sudah mengetahui bahwa Mesias akan lahir di kota Bethlehem”

“Oh, bagus sekali! Kalau begitu tunggu apa lagi, mari kita ikut ke Bethlehem untuk mencari dan menyembah Sang Mesias”, seru Imam Elazaar dengan antusias.

“ Tunggu dulu Elazaar! Jangan terburu-buru!”, seru seorang imam kepala yang duduk disebelah kanan imam besar.

Imam Elazaar menyeritkan dahi, Dia sungguh tidak mengerti. Apakah yang salah dengan seruannya itu?

“ Informasi akan kelahiran Mesias ini datang dari bangsa kafir. Bagaimana mungkin Tuhan berbicara pada bangsa kafir tentang kelahiran Mesias yang kita nanti-nantikan? Mesias adalah untuk orang Yahudi, umat pilihan-Nya. Tidak ada urusannya sama sekali dengan bangsa kafir. Jadi, sangat tidak masuk di akal jika Tuhan memberitahukan kelahiran Mesias pada orang-orang kafir,  penyembah berhala, seperti mereka. ”

“ Benar, bukan hanya itu saja”, tambah imam kepala yang lainnya, “ Mereka membawa tanda berupa bintang timur. Kita tahu dengan jelas, bahwa Tuhan melarang kita untuk bertanya pada peramal. Itu adalah sebuah kekejian bagi Tuhan. Sekarang bagaimana mungkin kita mempercayai ucapan mereka? Tidak mungkin Tuhan memberitahukan kelahiran Mesias dengan cara yang menjijikan bagi Tuhan sendiri. Itu tidak mungkin! ”

Semua imam berbisik dan mengangguk-ngangguk. Benar! bagaiamana mungkin mereka dapat mempercayai ucapan orang kafir yang mengetahui kelahiran Mesias dari perbintangan? Itu sama saja dengan mempercayai ramalan bintang.

“ Tetapi, menurut saya, Kelahiran Mesias memang sudah dekat. Bukankah Imam Zakharia telah mendapatkan seorang anak di usia lanjutnya? Imam Zakharia bercerita tentang malaikat telah memberitahukan kepadanya bahwa anaknya akan disebut sebagai nabi yang membuka jalan bagi kedatangan Mesias. Anaknya telah lahir dua tahun yang lalu, berarti kelahiran Sang Mesias seharusnya tidak akan jauh dari itu.”

“ Oh… iya. Imam tua itu. Ya.. ya. ya, tidak dapat kita pungkiri, kelahiran anaknya adalah sebuah mujizat dari Tuhan. Seluruh pegunungan Yudea telah dibuatnya menjadi gempar dengan kelahiran anaknya itu. Meskipun demikian, hal itu sama sekali tidak membuktikan bahwa ucapan orang-orang majus ini dapat dipercaya. Bisa saja Mesias akan lahir dalam waktu dekat ini, atau berpuluh-puluh tahun lagi. Tidak ada yang tahu dengan pasti. “

“ Benar sekali. “ Akhirnya Imam Besar membuka suaranya. “ Kita harus dapat menenangkan penduduk Yerusalem agar tidak terpengaruh oleh ucapan orang-orang kafir itu. Segera beritahukan pada semua rabi di Yerusalem, agar mereka juga menyerukan pada anak-anak yang mereka ajar dan kepada penduduk di kota ini agar tidak terpengaruh pada isu yang menyesatkan ini. Penyesatan besar  tidak boleh terjadi. “

“ Baik, akan kami laksanakkan! ” Seru sebagian besar para imam secara serempak.

“ Bagus, kalau begitu pertemuan kita sampai disini saja.” Ujar Imam besar.

Setelah para imam itu pergi, tinggalah di ruangan sidang itu beberapa imam kepala dan juga imam besar.

“ Tuanku sungguh sangat bijak dalam menenangkan siuasi ini, penyesatan memang tidak boleh terjadi.”

Imam Besar hanya tersenyum tipis. “ Ini bukan hanya tentang penyesatan. Menurutmu,  apakah ada kemungkinan ucapan orang –orang kafir yang menyebut diri mereka itu bijak itu benar adanya? Ya, mungkin saja benar seorang Mesias yang dinanti-nantikan telah lahir. Sekalipun jika semua itu benar,  kita harus dapat mengantisipasi bahaya besar yang akan terjadi.”

Mendengar itu imam kepala mengerutkan dahi mereka dan saling berpandangan. “Bahaya besar? Bahaya besar apakah yang dimaksudkan oleh Imam Besar? “, tanya mereka dalam hati.

“Kamu sendiri tahu bahwa Raja Herodes adalah orang yang kejam dan akan melakukan apapun agar pemerintahannya tidak tergoyahkan. Jika kita tidak dapat menenangkan penduduk ini, maka sangat mungkin sekali jabatan saya sebagai imam besar dan jabatan kalian sebagai imam kepala akan dicopot olehnya. Pembangunan renovasi bait Allah juga akan segera dihentikan. Apalagi jika Raja Herodes mengetahui seandainya kita mendukung dan ikut menyembah Mesias. Tentu dia tidak akan segan-segan untuk membunuh kita, karena dianggap sebagai penghianat laknat. “ ujar Imam Besar dengan datar dan dingin. Lalu ia pergi meninggalkan para imam kepala yang diam mematung. Bulu kuduk mereka merinding. Mereka bergidik dan merasa ngeri membayangkan hal terburuk yang mungkin akan menimpa pada diri mereka. Ya.. betapa mengerikannya jika mereka berani menentang Raja Herodes. Untuk itu, mungkin benar, ada baiknya kebenaran sekalipun harus dibungkam demi menyelamatkan diri mereka sendiri. (VT)

—————————————————————————————-

Cerita diatas, hanyalah fiksi adanya. Ini merupakan penafsiran saya sendiri tentang kisah di Alkitab (Matius 2 :1-11) Mengapa meski penduduk Yerusalem telah gempar dengan beritanya kelahiran sang Mesias, namun tak satupun yang mengikuti orang-orang majus untuk mencari dan meyembah sang Mesias?

Pesan Moral yang ingin saya sampaikan.

  1. Janganlah kita mengkotak-kotakkan cara kerja Tuhan menjawab doa kita,ataupun nubuatan yang telah Dia sampaikan. Sangat mungkin Tuhan akan mengabukan doa kita/ menggenapi bubuatannya  dengan cara yang jauh dari semua gambaran yang ada dibenak kita selama ini. Namun tentu pastinya  juga tidak akan bertentangan dengan apa yang telah di Firmankan-Nya.
  2. Anugrah Tuhan tekadang juga tidak masuk di akal kita. Mengapa Tuhan memberitahu kepada orang kafir dengan cara yang kafir tentang kelahiran Mesias? Ya itu adalah anugrah Allah Namun, satu hal, mereka percaya dan dengan sungguh hati mau menyembah sang Raja. Untuk kalangan para Imam, sebenarnya Tuhan sudah mengatakan melalui kelahiran anak  Imam Zakharia, namun mereka juga tidak mau percaya dan mencari Mesias.  Kedatangan orang Majus di Yerusalem pun pada akhirnya hanya menjadi angin yang lewat begitu saja.  Seandainya, mereka mau komplain pada Tuhan, mengapa mereka tidak diberitahu? Saya pikir Tuhan akan menjawab, “ Sudah diberitahu, tapi kamu tidak mau percaya”
  3. Disisi lain, bila kita membungkam kebenaran hanya untuk melindungi keselamatan dan kenyamanan pribadi, nanti kita sendiri yang akan menyesal. Karena kita telah kehilangan anugrah dan kesempatan yang  telah Tuhan berikan.. Namun, memang ada harga yang mahal yang sering kali harus dibayar dalam ketaatan menyerukan kebenaran dan mengikut Tuhan .

Sama seperti Maria yang juga mempertaruhkan nyawa dan impiannya saat taat untuk mengandung Yesus. Orang majus yang membayar dengan harta, waktu dan jerih lelah untuk mau meresponi tanda yang diterima, yaitu tanda lahirnya Raja orang Yahudi. Mereka menempuh resiko kemungkinan dirampok di tengah jalan. Dengan demikian, harta dan nyawa mereka juga menjadi taruhannya. Tetapi ada kelompok orang yang lebih memilih diam dan berada di zona amannya. Memang mereka tidak kehilangan nyawa atupun kedudukan mereka. Namun mereka telah kehilangan yang harta paling berharga, yaitu Sang Mesias.

Natal yang engkau dan saya rayakan setiap tahunnya adalahNatalyang indah dan nyaman. Dekorasi natal yang apik dan indah. Lagu pujian yang penuh sukacita dan syahdu. Perayaan Natal yang megah di grejapun kerap kita jumpai.  Mungkin kita tidak akan pernah benar-benar mengerti dan menyelami artiNatalbagi seorang Maria dan Yusuf, bagi orang-orang Majus dari Timur, ibu-ibu di Bethlehem yang kehilangan bayi mereka. Mereka adalah orang-orang yang bergumul dan membayar harga yang mahal karena sebuahNatal.

God Bless Us.

Selamat Menyambut Natal 2011

Sola Gracia

Vonny Thay

———————————————————————————–

Beberapa penjelasan dasar penafsiran Alkitab sebagai dasar cerita diatas:

  1. Menurut buku “ Survey Perjanjian Baru” dicatat Imam besar pada jaman raja Herodes adalah imam yang diangkat oleh Raja Herodes. Dia. Jadi imam besar tidak lagi dipilih oleh bangsaIsraelseperti jaman Perjanjian Lama, tetapi ditetapkan langsung oleh Raja Herodes.
  2. Imam Besar pada saat itu, bukanlah Imam Zakharia, seperti yang diperkirakan oleh kebayakan orang. Imam Zakharia adalah imam biasa, sebab di Alkitab sama sekali tidak menyebutkan bahwa Imam Zakharia adalah imam besar, dia hanya disebut sebagai seorang iman dari golongan Abia (Lukas 1:5). Lagipula penampakan malaikat terjadi saat pembakaran ukupan. Itu adalah ritual yang biasa dilakukan oleh oleh imam biasa, pada setiap pagi dan petang.
  3. Orang majus yang datang dari timur, tidak berjumlah 3 orang seperti yang selama ini diyakini. Tetapi kemungkinan besar lebih dari itu. Jumlah 3, itu ditafsirkan dari jumlah jenis persembahan yang diberikan saat bertemu dengan Mesias. Karena mereka adalah orang asing yang menempuh perjalanan jauh, sangat besar kemungkinan mereka datang dalam jumlah yang besar.
  4. Orang Majus tidak datang menyembah Yesus pada malam Yesus dilahirkan. Karena Alkitab mencatat bahwa mereka menjumpai Yesus didalam rumah, bukan di kandang domba. (Matius 2:11)Dan dicatat Yesus sebagi anak, bukan bayi. Dan diperkuat dengan perintah Herodes untuk membunuh semua bayi yang berusia 2 tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. (Matius 2:16)

Retooning the Nativity

Well, penggambaran yang bagus. Ada beberapa tradisi Natal yang salah dalam penggambaran malam Natal

yang pasti, memang orang majus itu tidak berjumlah 3 orang, ettapi pasti rombongan. dan orang majus bertemu dengan Yesus, buakn di malam Natal, tetapi saat Yesus mungkin berusia 2 tahun. Itu sebabnya di Alkitab tidak lagi menulis bayi, ettapi anak dan di rumah, bukan dikandang. Lalu itu sebabnya Raja Herodes memerintahkan untuk emmbunuh semua anak yangberusia 2 tahun kebawah.

24 desember? hehehhe.. yup? it’s not at 24 Desember….

but, the ggod point is, apapun itu, pesannya tetap sama, Yesus Kristus telah lahir untuk kita. Merry Christmas

A Social Network Chistmas

Well, it’s very creative :) just enjoy it.

 

God’s Light

Klip ini menyemangati dan mengingatkan daku untuk tetap menulis , menulis dan menulis :) Semoga jadi berkat

 

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.