Siapa sih yang ga kenal Rasul Paulus, seorang rasul yang menulis sebagian besar kitab di Perjanjian BAru? Seorang yang mendirikan jemaat di berbagai kota, yang rela menderita demi Kristus dan pada akhirnya mati demi Kristus.
Kalau kita melihat pelayanan Paulus, kita akan terkagum-kagum dengan doktrinnya yng kuat di kitab Roma, tentang kasihnya yang besar pada jemaat dan anak didikannya, tentang gigihnya dia dalam penginjilan dan betapa dia rela menjadi apaun agar dapat memenangkan banyak jiwa bagi Yesus. Tuhan memakai dia dengan luar biasa, dan inilah uniknya, Tuhan tidak menyia-nyiakan sekecil apapun yang menjadi backgound Paulus. Dimulai dari latarbelakang gurunya yang kuat dalam pengajaran, tapi juga punya latar belakang liberalis, artinya dia percaya Tuahn juga punya rencana keselamatan bagi kaum ” kafir” (non yahudi). inilah yang membuat Paulus dipakai Tuhan untuk menjadi rasul bagi non Yahudi. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Seperti kewarganegaraannya yang double, pemahamannya pada filsafat yunani, dll. Tidak ada satupun yang tidak dipakai oleh Tuhan.
………………………..
…………………
Saat ini,saya baru saja pulang raker PERSPEKTIF di puncak. pada saat makan siang terakhir, saya berbincang dengan Ko Hendra Nathan,seorang majelis. Bincang punya bincang, saya bercerita tentang teman2 saya yang Kharismatik yang mengalami pemulihan luar biasa dari Tuhan, dan saya juga menceritakan tentang pergumulan saya di PWG (Pembinaan Warga Greja) agar menyelengarakan pembinaan pemulihan di Komisi Remaja. Trus Ko Hendra bilang, iya kamu sudah punya background seperti itu. dan kamu juga juga sudah menyaring doktrin dengan baik. dan Tuhan bisa pakai itu. ” jeder!” hhahahah jadi teringat masa kuliah dulu. saya pernah bilang pada lause Linda Pradono (Pemimpin KK saya)” kenapa ya, Tuhan ijinkan saya sekolah di Katolik, punya temen2 dari Kharismatik, kuliah di Ibbi yang persekutuannya juga Kharismatik, tapi saya dibesarkan di GKY yang Injili? spertinya Tuhan sedang mempersiapkan saya untuk sesuatu, yang tidak saya ketahui” Tapi pernyataan Ko Hendra itu membuat saya kembali meyakini, bahwa sesungguhnya dalan hidup kita tidak ada sejengkal pun yang “kebetulan”. Dan Tuhan bisa pakai apapun yang menjadi background kita, entah itu baik atau tidak, untuk tujuan Tuhan yang baik. Akhirnya ada sedikit gambaran apa yang ingin saya kerjakan untuk pelayanan di PWG, tentu jika memang Tuhan mengijinkan. Kerinduan ini muncul dari perenungan akan masalah yang dihadapi oleh teman2 ku.
Well, ya kan Tuhan desaign saya jadi orang melankolis, makanya jadi suka merenung. hehehe di puncak aja, saya ditanyain beberapa kali ” von, kok nyendiri? von, kok melamun?” hahahah orang melo emang gini! ci Angel bilang, ” wah pulang dari puncak kayaknya banyak nich yang mau ditulis” heheheh “tahu aja!” Lihat, Tuhan juga memakai temperamen saya yang melo ini juga untuk pelayanan khusus. heheh ga ada yang sia-sia kan?
So be your self! jadilah diri sendiri, terimalah apapun yang menjadi bagian dari hidup kita. Well, kecuali sifat-sifat jelek kita yang harus diubahkan, itu mah harus dibuang. Tapi apa pun yang jadi masa lalu kita, Tuhan bisa pakai itu untuk pelayanan khusus dan menjadi berkat untuk orang lain. Apapun yang menjadi temperamen kita, mau itu melankolis, sanguin, kolerik, atau flegmatik atau campuran yang ga jelas sekalipun, Tuhan bisa pakai dengan indah kok! Tiada yang lebih indah ketika kita menjadi diri sendiri dan menyerahkan diri didalam tangan Tuhan. Sebab Dia yang telah mendesign kita, biarlah Tuhan sendiri yang menggenapi remcana-Nya dalam hidup kita dan memakai kita untuk menggenapi rencan-Nya yang indah.Amin
———————————-
———————-
Hari ini Tuhan mengingatkan saya pada banyak hal. Ketika tawaran pelayanan begitu banyak, saya sempat sombong dalam hati ” gile, gue high demanded nich” Tapi sate pagi ini menyadarkan, i’m nothing. Jika Tuhan pakai saya itu karena kemurahan Tuhan. dan Tuhan ingin agar saya lakukan semua dengan dasar kasih saya pada Tuhan. Huhuhu bertobat lagi dah! jadi kembali merenung, jika saya jawab panggilan pelayanan kedepan itu bukan karena tuntutan, bukan karena ga ada orang, tapi biarlah itu sebagai wujud kasih saya pada Tuhan. Hanya kekuatan dan kasih setia Tuhan sajalah yang sanggup menopang saya dan terus hidup dalam hadirat-Nya. saya harus menjaga hubungan pribadi saya dengan Tuhan, supaya ga kelepasan ngaconya. hahahah. God’s please Help me be ,what You want me to be.