The Diary of God’ Love

Just another WordPress.com weblog

Suami Rohani??? Juli 11, 2009

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — vonnythay @ 04:38

Entah sudah berapa kali saya mendengar orang yang bercerita tentang peran papanya yang menuntun mereka, seperti, “ papa saya memberi teladan bagaimana memanage waktu anatra pekerjaan, pelayanan dan keluarga”, atau “ ya dia punya papa yang membimbing dia saat dia mengalami masalah”, dll

Hahahahah kadang rasanya iri dech! Abisnya kan aku dibesarkan di keluarga yang tadinya bukan Kristen. Boro-boro dapet teladan bagaimana memanage waktu antara pekerjaan, pelayanan dan keluarga, yang ada kalau kebanyakan pelayanan kena omelan ”ke greja ngapain aja sih? Orang tuh ya ke greja cuma seminggu sekali. Kamu itu bisa ke greja seminggu 3-4 kali” atau “ liat tuh muka jadi jerawatan. Makanya sibuk terus sih di greja, jadi ga rawat muka” waduh, tentang jerawat mah, mau dirawat gimana ya? 24 jam? Kayaknya biasa aja. Lah wong turunan jerawatan juga. Hahahah.. Belum lagi kalau ada keputusan2 yang lain. Kadang aku bersikekeh dengan pendirianku. Ngotot nolak sampe nangis, huhuhuh mau dijelasin sampe mulut berbusa juga percuma, lah kan blue printnya berbeda. Aku pakai prinsip Alkitab, mereka bukan. Tak jarang dulu sering banget merasa kesepian dalam keluarga sendiri. Huhu napa juga g yang beda sendiri? Kadang rasanya begitu lelah, sendirian berdoa untuk keluarga, sendirian ke greja, sendirian yang punya prinsip hidup berbeda….

Ya.. tapi puji Tuhan, semua sudah berlalu. Sekarang, papa uda ga pernah ngomel kalau aku pelayanan. Tak jarang kami sering ngobrol, mengenang kasih setia Tuhan dalam keluarga kami. Hehehhe.. Ya.. memang indah kalau semuanya dalam anugrah Tuhan.

Tapi pengalaman ini membuat aku semakin yakin untuk ga sembarangan ambil keputusan tentang pasangan hidup. Aku tahu gimana rasanya kesepian dalam keluarga sendiri. Dan aku tidak mau hal itu terulang di keluarga yang akan ku bangun nanti. Untungnya walaupun dulu papa dan mama bukan Kristen, tapi masih ada papa dan mama rohani yang terus membimbing dan mendoakan aku. Lah, kalau entar suamiku bukan orang Kristen,. Masa mau cari suami rohani? kan kacau!

A_007

 

Leave a Reply