Selamatkanlah sebelum kita kehilangannya.


Berita kematian withney Houston telah menggemparkan seluruh dunia. Lagunya yang dulu pernah booming,” we always love you” sering perdengarkan dimana-mana. Namun sangat disesalkan bahwa kematiannya disertai dengan berita negatif tentang kehidupannya sebagai pecandu alkohol dan narkoba.

Mudah bagi kita untuk berkomentar, dia telah melakukan kesalahan, ketika memilih untuk bernyanyi di dunia sekuler. Mudah bagi kita untuk mengomentari kesalahan yang diperbuat orang, bahkan mencibir dia. Namun saya terus berpikir, sesungguhnya kisah kehidupan yang hancur dan kecanduannya pada alkohol pasti telah diketahui oleh banyak orang, minimal oleh orang terdekatnya. Namun berapa banyakkah yang benar-benar peduli kepadanya? Berapa banyak orang yang berusaha menguatkan dia, membantunya utuk keluar dari lembah kekelaman. Saat dia telah salah memilih pasangan hidup dan kehidupan rumah tangganya hancur, berapa banyak orang yang mau membayar harga untuk menolong dia?

Saya sendiri pernah melakukan pelayanan konseling. Jujur, memang tidak mudah untuk berhadapan dengan orang-orang yang bermasalah. Tak jarang, berkomunikasi dengan mereka akan menimbulkan luka dan permasalahan tersendiri. Ini ibarat melayani di lahan semak berduri dan siap-siap saya tertusuk duri. Sering kali saya juga merasa putus asa, ketika merasa orang itu tidak mengalami kemajuan yang berarti. Saya sendiri pada satu titik memutuskan untuk meninggalkan pelayanan konseling ini.

Namun akhir-akhir ini saya diingatkan Tuhan. Ketika saya merasa apa yang saya lakukan itu sia-sia. Tetapi Tuhan menunjukan buah perubahan pada seseorang yang pernah saya konselingin. Dia pada saat remajanya mengalami kekecewaan pada Tuhan dan sempat tidak mau ke gereja. Saya ingat, saat saya justru tidak tahu harus berbuat apa lagi, Tuhan justru menangkap dia dengan cara yang tidak saya duga. Kami bertemu kembali disebuah retret dan kami berbincang panjang. Pada akhirnya, dia bukan hanya kembali ke greja, namun juga aktif melayaniNya. Pada akhirnya, saya benar-benar terkagum-kagum melihat karya Tuhan dalam kehidupannya.

Saya diingatkan Tuhan, bahwa yang bisa merubah seseorang, bukan saya, tetapi hanya kuasa Tuhan. Namun Tuhan juga meminta kita untuk mengembalakan domba-dombanya, mencari yang terhilang, membalut yang terluka dan memberi mereka makan. Ketika kita taat dan melakukan semua itu, janji Tuhan bahwa Tuhan akan menyertai kita dan memberi kita kuasa. Kita tidak melakukannya sendirian.

Saya teringat, saat Tuhan Yesus meminta Petrus untuk mengembalakan domba-domba-Nya, Tuhan bertanya, ” Apakah engkau mengasihi aku?” Sebuah amanah diberikan pada kita, bukan dengan sebuah paksaan atau keharusan yang menjadi beban yang terasa begitu memberatkan. Tuhan meminta kita melakukannya atas dasar kasih kita pada Tuhan. Saya ingat, dalam beberapa kasus konseling, apa yang membuat saya bertahan untuk berdoa dan melayani mereka? Ternyata adalah karena kasih. Ketika saya sungguh mengasihi mereka, dan saya menganggap mereka sebagai sahabat saya, itu yang membuat saya bertahan dan rela membayar harga. Benarlah kata Paulus bahwa kasih itu sabar menanggung segala sesuatu.

Saat ini, dunia merasa kehilangan seorang diva besar. Namun dunia tidak pernah berusaha menyelamatkannya dari kehancuran. Saat ini, mungkin Tuhan menempatkan disisi kita orang-orang yang bermasalah untuk ditolong. Janganlah kita berpangku tangan, hingga suatu saat kita akan menyesal karena kehilangan mereka yang kita kasihi. Lakukanlah dengan atas dasar kasih, kasih kita pada Tuhan hingga Tuhan akan memampukan kita untuk mengasihi mereka. Percayalah, Tuhan akan menyertai dan memampukan kita.

Satu komentar (+add yours?)

  1. t1nez
    Feb 20, 2012 @ 06:40:41

    Ada kabar yang menyebutkan bahwa beberapa jam sebelum kematiannya Whitney Houston sempat menyanyikan sebuah lagu dengan suaranya yang parau dan tidak semerdu dulu. Dan lagu terakhir yang dinyanyikan oleh sang diva adalah : Jesus Loves Me This I Know

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.