Siapa Sangka?


hari ini Renungan Harian telah memuat renunganku yang berjudul “Duta Allah”. Kisah ini memang adalah kesaksian nyata dari kehidupanku. Ketika aku membaca komentar di website RH, aku bersyukur sekali karena renungan ini bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Mungkin  kebanyakan orang menutup kisah pahit dalam hidupnya rapat-rapat.  Mungkin hanya orang terdekat saja yang mengetahuinya. dan mungkin ada diantara kalianyang bertanya, mengapa aku mau membuka kisah ku? ya.. pemikiranku sih sederhana saja. Semua ini sudah terjadi, kami terlanju ” babak belur”, tetapi jika dengan diceritaknnya kesaksian in dapat menjadi berkat untuk banyak orang, mengapa tidak? Jika disimpan, bukankah justru akan menjadi mubajir?  

Salah satu ketkutan orang membuka kisahnya adalah takut pada “apa kata orang “. Bagaimana jika orang lain justru menyikapinya dengan negatif? dsb. bagi aku, terserah sih orang lain mau menggapi dengan bagaimana, tetapi yang aku ceritakan bukanlah tentang diriku  dan keluargaku saja. yang aku ceritakan adalah pergumulan kami dengan Tuhan. ya.. ada Tuhan disana. Mengapa takut dan malu untuk menceritakan-Nya? Tuhan sudah melakukan begitu banyak bagi kita. dan Alkitab juga mencatat bahwa kita adalah saksi-saksi nya. kita adalah suratan yang terbuka bagi banyak orang. Biarlah dengan kehidupan kita dapat membawa orang lain untuk datang pada Kristus.  

………………

……..

Memory ku kembali ke saat-saat itu. Aku sangat bersyukur Tuhan telah memberikan kepadaku begitu banyak saudara dan teman yang telah menjadi Duta Allah dalam kehidupanku. Hmm.. saat itu, tentu mereka tidak akan pernah menyangka bahwa apa yang mereka lakukan juga telah menjadi kesaksian dan teladan bagi orang lain. Mereka juga tidak pernah menyangka bahwa kisah itu kelak masuk dalam renungan harian. Meskipun tentu aku tidak menyebut nama mereka satu per satu. tetapi Tuhan tahu persis siapa saja orang yang aku maksudkan.

Sobat, mari kita melakukan segala sesuatu dengan iklas dan tampa pamrih. Kita mungkin tidak  tahu dampak yang akan terjadi pada orang yang kita bantu. Kita mungkin tidak akan pernah menyangka bahwa apa yang kita lakukan juga menjadi kesaksian dan berkat bagi banyak orang. tetapi satu hal yang pasti, Tuhan tahu dan mengingat segala hal yang kita lakukan. Mari kita tetap melakukan semua dengan mata yang tertuju kepada-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: