Happy Anniversary my Church


2 Tahun yang lalu, gerejaku memiliki impian memiliki jumlah jemaat 2x lipat dalam 3 tahun kedepan. Tak heran jika begitu banyak program dilakukan untuk mencapai hal tersebut. Namun program demi program berlalu bagai gong kosong. Jumlah jemaat yang hadir tidak kunjung bergerak naik. Pengurus diajak berfikir keras, bagaimanakah caranya meningkatkan jumlah jemaat. Program baru apa yang harus dicanangkan untuk itu? Saat itulah jiwa muda pemberontakku kembali bergelora.😀

Setahun yang lalu, dirapat akhir pengurusan pemuda, aku mengemukakan pendapat yang terdengar keras ‘ peduli apa dengan bangku kosong? Penginjilan tidak pernah ada hubungannya dengan kursi kosong. Sebab jika ingin agar tidak ada kursi kosong, mudah sekali caranya. buang saja semua kursi. kan beres!😀 penginjilan selalu berbicara tentang hati yang menangisi jiwa2 yang terhilang. Seklaipun kursi gereja sudah penuh sesak dan tidak muat, penginjilan harus terus dilakukan. Sebab begitu banyak jiwa2 yang akan binasa jika tidak mengenal kristus.  Sudahkah gereja membina jemaatnya agar mencintai jiwa yang terhilang ? dan bukan untuk mengejar target gereja.’

Hari ini gembala saya mengatakan visi setahun kedepan adalah jemaat yang memiliki hati misioner’ :)ua.. senang seklai saya mendengarnya. memang sudah dari awal tahun ini Pdt Yung berkotbah tentang misi di gereja kami. Kotbahnya yang keras membuka hati jemaat untuk peduli pada masyarakat diluar dinding gereja. Dan mission trip pun dilakukan pada bulan Maret lalu. Dan hari ini beliau resmi melayani di bid misi greja kami. Hari ini beliau juga kembali berkotbah tentang si anak sulung yang seharusnya bertanggung jawab untuk mencari si bungsu yang hilang. .. . . benar2 perspektif baru yang saya dengar tentang kisah anak bungsu yang hilang..

Berdoa dan berharap. Sungguh terjadi kebangunan rohani di gereja tercinta. Rindu agar jemaat bangkit dan diubahkan. Bukan sekedar senang melihat ” show”  di greja. tetapi sungguh mengalami Allah dan mengasihi Allah dan mau hidup bagi Allha.

Saya sendiri terkau dan menyimpan banyak hal yang tidak dimengerti. Saya tahu penegrtian hanyalah sebuah titik awal dan bukan titik akhir untuk dicapai. Pengetahuan akan kebenaran Firman Allah seharusnya mengubah setiap sendi kehidupan saya. dan bukan sekedar pengetahuan untuk diperdebatkan.

tetapi malam ini, ketika berfikir tentang penginjilan, rasa takut masih terbesit dalam hatiku. saya sendiri adalah jemaat yang perlu dibina, dikuatkan dan dibentuk oleh gereja. dan disisi lain, saya juga adalah anggota gereja yang juga harus memberikan sumbangsih dalam pembangunan tubuh Kristus.

Kemanakah “kapal” ini akan terus berlayar? Dalam pemeliharan Tuhan saya percaya. Tuhan tentu jauh lebih rindu melihat gereja-Nya bertumbuh dan memuliakan Dia. Dan tentunya melakukan apa yang menjadi kerinduan hati-Nya.

Happy Anniversary, My Church

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: