why we celebrate Easter


 http://www.godtube.com/watch/?v=KL7KGLNX

His born is an event

(Kelahirannya adalah sebuah peristiwa)

The life is only an example

(Hidup-Nya hanyalah sebuah contoh)

Until the death give them meaning

(Sampai kematian-Nya memberikan mereka berarti)

And the resurrection give them power

(dan kebangkitan-Nya memberikan mereka kuasa)

Why we celebrate EASTER of all the Events

(Mengapa kita merayakan PASKAH lebih dari semua peristiwa)

That’s defined the life of Christ

(Paskah menjelaskan hidup dari Kristus)

A miraculous birth

(Sebuah kelahiran yang ajaib)

Test in desert

(Ujian di padang gurun)

Supernatural baptism

(Baptisan yang supranatural)

Sermon on the Mount

(Kotbah di bukit)

The working of the miracles

(karya mujizat)

The Bible command us

(Alkitab memerintahkan kita)

Only remember one

(hanya mengingat satu)

His sacrifice dead

(yaitu kematian pengorbanan-Nya)

Why?

(mengapa?)

Why are we not commanded

(kita tidak diperintahkan)

To celebrate His birth

(untuk memperingati akan kelahiran-Nya)

Or commemorate His miracles

(atau mengingat akan mujizat-mujizat-Nya)

Bu t to remember His death?

(tetapi untuk mengingat akan kematian-Nya?

In His birth, He became Emmanuel

(dalam kelahiran-Nya, Dia menjadi Immanuel)

God is with us

(Allah beserta kita)

But in death, He become savior

(tetapi dalam kematian-Nya, Dia menjadi penyelamat)

God has saved us

(Allah telah menyelamatkan kita)

And in resurrection, He become redeemer

(dan dalam kebangkitan-Nya, Dia menjadi penebus)

God has renewed us

(Allah telah membaharui kita)

In birth and life, He revealed  the possible

(dalam kelahiran dan hidup, Dia memberikan kemungkinan)

In Death and resurrection, He made it possible

(didalam kematian dan kebangkitan, Dia menjadikannya mungkin)

He become our Example

(Dai menjadi teladan kita)

In how He lived and loved

(dalam cara bagaimana Dia hidup dan mengasihi)

We couldn’t become it until He died and rose

(Kita tidak dapat menjadi seperti itu sampai Dia mati)

It was not enough that He was our teacher

(Tidaklah cukup bahwa Dia adalah guru kita)

He had become our savior, redeemer

(Dia harus menjadi penyelamat dan penebus kita)

“ It is for your good that I am going away..”

“unless I go away the counselor will not come John 16:7

 

Without Easter weekend

(Tampa minggu Paskah)

We only see His example

(Kita hanya melihat teladan-Nya)

With Easter weekend

(dengan minggu Paskah)

We become His example

(kita menjadi saksi-Nya)

Without Easter weekend

(Tampa minggu Paskah)

We merely good people

(Kita hanyalah orang baik)

With Easter weekend

(dengan minggu Paskah)

We’re reborn a holy people

(Kita dilahir barukan menjadi orang kudus)

His birth was incarnation

(Kelahiran-Nya adalah inkarnasi)

His life was a revelation

(Hidup-Nya adalah sebuah pemberian)

But His death is our salvation

(Tetapi kematianya adalah keselamatan kita)

And His resurrection is our restoration

(dan kebangkitan-Nya adalah pemulihan kita)

EASTER

 

That’s why we celebrate..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: