diselamatkan dari bayang maut


From  the Book, “ Cries of the Heart”, Ravi Zacharias. Page 47-48

 

Majalah Read’s Digest edisi Agustus 1988 memuat cerita anak laki-laki berusia 12 tahun yang tinggal di pinggiran Naples, Florida. Pada suatu sore, ketika dia sedang bermain di hutan bersama dengan anjingnya. Tiba-tiba, dia merasa ada sesuatu yang panas di kaki bawahnya. Dia melihat ke bawah dan terkejut ketika melihat ada ular berbisa jenis eastern diamondback menyerang sepatunya.

 

Beberapa saat kemudian ayahnya menemukannya terbaring tidak sadar di dapur rumah meraka. Setelah tahu apa yang terjadi, dia menaruh anaknya di mobil dan menyetir beberapa mil ke klinik terdekat. Di tengah jalan mobilnya mogok, dan ayahnya berdiri di pinggir jalan meminta pengendara sepeda motor untuk berhenti. Akhirnya, seorang  pekerja kebun asal Haiti dengan mobil pick up-nya berhenti untuk memberikan tumpangan.

 

Namun, karena racunnya sudah terlalu lama berada di tubuh sang anak dan jumlah racunnya pun banyak. Maka dokter di klinik mengatakan bahwa dia tidak dapat menolongnya. Satu-satunya pertolongan yang dapat dilakukan adalah dengan membawanya ke rumah sakit. Tetapi kalaupun dilakukan, dia mungkin sudah terlanjur meninggal sebab rumah sakitnya cukup jauh. Karena tak punya pilihan lain, merekapun tetap membawanya ke rumah sakit.

 

Mujizat pun terjadi, anak itu masih hidup sewaktu mereka sampai di rumah sakit. Tetapi tim dokter mengatakan bahwa anak itu tidak punya kesempatan untuk bertahan hidup.

 

Beberapa hari kemudian, semua orang terkejut ketika anak itu membuka matanya. Tetapi masih ada  kejutan yang terbesar. Ketika dokter mengatakan bahwa dia adalah anak muda yang beruntung, karena dia tidak pernah melihat seseorang dapat bertahan hidup dengan begitu banyak racun dalam waktu yang lama didalam tubuhnya. Anak muda itu menggelengkan kepalanya dan mengatakan bahwa dia tahu kalau dia tidak akan apa-apa.

 

Dia bercerita waktu dia digigit ular , dia berusaha melepaskan diri tapi tidak bisa. Gongongan anjinglah ayng membuat ular itu pergi.

 

“Saya mencoba untuk kembali ke rumah”, katanya, ‘ tapi saya terjatuh. Waktu itu seorang berbaju putih berdiri didepan saya dan mengangkat saya. Dia menggendong saya kedalam rumah dan memberitahu saya bahwa saya akan sakit selama beberapa waktu tetapi tidak perlu dikuatirkan. Dia akan menjaga saya dan saya akan sembuh lagi.

 

Dokter dan keluarganya tidak dapat berkata apa-apa. Si ayah berusaha untuk tidak menceritakan ceritanya karena  “kami bukan orang yang rohani “ katanya. “ kami tidak pergi ke gereja”. Tetapi berapa keras upaya mereka, anak muda itu tetap emnggelengkan kepalanya, memberitahukan mereka bahwa dia tahu dengan pasti apa yang terjadi. Artikle itu berakhir dengan mengatakan bahwa anak itu tidak peduli dengan apa yang orang katakan untuk mengubah ceritanya. Dia tetap berkata” ada seorang anak laki-laki diAmerika yang percaya bahwa dia digendong oleh Allah

1 Komentar (+add yours?)

  1. sakrilegi
    Nov 28, 2011 @ 01:46:52

    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: