Siapa yang butuh Mesias?


The Redemer will come to Zion to those in Jacob who repent of their sins.
Isaiah 59:20

Tawarkanlah obat mujarab kepada mereka yang merasa dirinya sehat-sehat saja. Apakah mereka akan menghargai obat yang kau tawarkan? Tentu saja tidak! Untuk apa obat kalau mereka merasa tidak sakit? Sayang beribu sayang, ada banyak penyakit mematikan yang tidak ada gejala yang jelas, seperti AIDS.

Itulah reaksi Kerajaan Yehuda, ketika Nabi Yesaya menubuatkan tentang kedatangan Mesias. Siapa yang butuh mesias? Kami baik-baik saja kok. Untuk apa Mesias? Toh yang sedang bertahta adalah raja dari keturunan Daud. Apa harus bertobat lagi? Untuk apa? Enakan juga hidup seperti ini, bisa melakukan apapun yang disukai. Siapa yang butuh Tuhan?

Ketika nubuatan ini diserukan oleh Yesaya, bangsa Israel sedang dalam kondisi mendukakan Tuhan dengan penyembahan berhala mereka. Baik raja maupun rakyat, melupakan Tuhan. Siapakah yang peduli akan kedatangan Mesias?

Sampai tiba saatnya Tuhan menghancurkan bangsa israel dan Yehuda hingga mereka tidak lagi memiliki apapun. Hidup selama ratusan tahun sebagai bangsa yang terjajah. Saat itulah mereka sungguh merindukan Mesias. Saat itulah mereka baru mau bertobat dan kembali pada Tuhan. Namun sayang beribu sayang, saat Mesias datangpun, mereka tolak.

Bagaimana dengan kita? Mungkin saat ini keadaan kita juga baik-baik saja. Mungkin kita justru lebih senang hidup tampa Tuhan karena bisa bebas melakukan apapun. Sobat, Tuhan mengasihimu. Jangan menunggu sampai Tuhan menghancurkan kita, baru mau kembali pada Tuhan. Apabila Tuhan memanggil kita untuk kembali padaNya, datanglah segera. Bukan supaya aman dan bahagia. Tetapi karena hanya didalam Dialah kita dapat sungguh-sungguh beroleh kehidupan kekal. Dia mengasihi kita. Apakah respon kita? Jangan menunggu sudah masuk neraka, baru menyadari bahwa diri kita adalah orang berdosa yang patut dimurkai. Jika sudah berada di neraka, mau bertobat juga sudah terlambat. Jika sudah berada di neraka, baru mau mengakui yesus adalah Tuhan, itu sudah terlambat. Yesus mengasihimu. Itu sebabnya Dia mati bagi kita untuk menebus dosa-dosa kita. Jika kita mau menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamat, maka pengampunan dosa telah disediakan bagi kita. Terimalah Dia sekarang didalam hatimu.

 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

(Yoh 3:16)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: