Beyond Our Hope


Siapakah yang dapat mengerti isi hati kita yang terdalam? Bahkan kita sendiri sering kali tidak mengerti apa kita rasakan. Itu sebabnya Daud mengatakan dalam kitab Mazmur, ” Selidiki aku, lihat hatiku ya Tuhan”. mengapa? karena kita tidak dapat menilai hati kita sendiri, Puluhan tahun saya mengikut Tuhan, semakin lama saya semakin tidak mengerti akan kehendak Tuhan dalam hidup ini. Sering kali yang terjadi di luar dugaan saya. Sering kali kesedihan dan kekecewaan membutakan kita pada segala seuatu yang baik yang Tuhan berikan setiap harinya.

Sebuah perjalanan panjang untuk terus menapaki kehidupan ini tampa mengerti apa yang sedang dan yang akan terjadi. Saya menyadari bahwa sebuah perjalanan panjang pula yang telah saya tempuh untuk memulihkan hubungan saya dengan Tuhan. Namun satu hal yang saya sadari bahwa tangan Tuhan yang baik itu yang tidak pernah melepaskan saya. Bapa mengelilingi saya dengan orang-orang yang mengasihi saya. Satu demi satu hal yang mengganjal di hati ini, Tuhan bereskan dengan cara yang tidak saya duga.

Hari ini, pembantu saya pulang kampung. Sebelum dia pulang, saya sempat memberikan sepotong emphiang kesukaan saya kepadanya. Di luar dugaan, dia hanya memakan sepotong dan membuangnya. Mungkin dia tidak suka dengan makanan itu. Tetapi saya jadi menyesal memberikan emphiang itu kepadanya. terbesit rasa kesal karena dia tidak menghargainya.

Namun kemudian saya tertegun. Bukankah seperti itulah saya dihadapan Tuhan? Tuhan mengelilingi saya dengan berkat dan kasih sayang dari keluarga dan teman, tetapi sering kali saya menganggapnya biasa, karena hati ini masih sedih dengan kepergian mama. Semenjak tidak ada mama, ada begitu banyak hal yang hasrus saya kerjakan dan menyesuaikan diri. Hari ini saya berusaha menghitung berkat yang Tuhan berikan setiap harinya. Bersyukur untuk keluarga, untuk teman, untuk pekerjaan dan untuk kesehatan yang Tuhan berikan. Ya, Bapa yang baik tetap memberikan begitu banyak hal untuk memelihara hidup saya namun sering kali saya kurang mensyukurinya dan menghargainya.

Hari ini saya mendenngarkan Alkitab Audio tentang Injil Lukas. Saya kembali tertegun dengan kisah Zakharia dan Elisabeth. Mereka adalah pasangan yang hidupnya benar dan tidak bercacat dihadapan Tuhan. Wow! pasti sebuah teladan hidup yang luar biasa. Namun Tuhan tidak memberikan mereka anak sampai diusia lanjut mereka. Mengapakah jalan hidup mereka begitu berbeda dengan orang lain? Mengapakah juga Tuhan membiarkan mereka yang hidup benar justru seperti mendapatkan kutukan karena tidak memiliki anak? Well, Tuhan punya rencanan  yang jauh lebih indah dari apa yang dapat mereka bayangkan. Mereka hanya menginginkan memiliki seorang anak untuk mewarnai kehidupan rumah tangga mereka. Mereka menanti dalam sebuah penantian panjang yang seolah tidak akan pernah dikabulkan oleh Tuhan. Bahkan mereka telah memasuki sebuah keadaan mustahil untuk menerima apa yang mereka doakan. Well, jika saya menjadi mereka, saya juga akan melakukan hal yang sama, yaitu memadamkan pengharapan dan meneerima kenyataan bahwa Tuhan tidak memberikan mereka anak.

Tuhan memiliki waktu yang tepat untuk menjawab setiap doa kita. Hati kita menjadi bimbang dan gelisah ketika kita mulai membandingkan diri kita dengan orang lain. mengapakah Tuhan memberikan pasangan hidup yang baik kepada dia, tetapi membiarkan saya hidup single sampai saat ini? Mengapakah Tuhan memberikan pekerjaan dan kehidupan yang luar biasa kepada mereka, tetapi tidak kepada saya? Jangan pernah membandingkan hidup kita dengan orang lain, sebab setiap orang memiliki pertandingannya sendiri yang harus kita jalani dan selesaikan.

Ketika saya melihat kehidupan Elisabeth saya mengingat satu hal yaitu Tuhan memiliki rencana yang jauh lebih indah daripada apa yang kita minta dan yang kita pikirkan. Mereka hanya menginginkan seorang anak, tetapi Tuhan bukan hanya memberikan seorang anak, tetapi bahkan memberikan seorang anak yang menjadi seorang pembuka jalan bagi Mesias. Mereka juga tidak pernah menyangka sama sekali bahwa nama mereka tercatat dalam Kitab Suci dan pejalanan iman mereka menjadi kekuatan dan berkat bagi banyak orang disepanjang jaman dan dimanapun Injil diberitakan. Ya, Tuhan memiliki rencana yang jauh lebih indah daripada yang apa yang dapat kita pikirkan atau apa yang kita minta.

 

Mengapakah saya masih single hingga saat ini? Saya tidak tahu pasti. Saya memang tidak sekedar mengharapkan perubahan status dari single menjadi in relationship. Saya juga tidak ingin sekedar punya pacar dan menikah. Tetapi semakin lama saya semakin mengerti bahwa ketika hidup saya adalah milik Tuhan, bukan hanya milik saya. Maka saya membiarkan Tuhan merajut rencana-Nya dalam kehidupan saya dan terus belajar untuk mempercayai-Nya selangkah demi selangkah. Sekalipun saya telah melewati begitu banyak kepedihan yang mendalam, tetapi saya berdoa, agar semua kejadian itu tetap dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Hidup yang saya miliki ini, adalah hidup yang seharusnya menceritakan tentang keagungan Tuhan dan meceritakan betapa dalamnya cinta Tuhan. Bukankah itu yang menjadi tema blog saya? Tentang masa depan saya, doa dan pengharapan yang dipanjatkan, saya mempercayakannya kembali kepada Tuhan. Saya yakin Tuhan punya rencana yang lebih indah daripada apa yang saya harapkan dan pikirkan. Sekalipun mungkin belum nampak jelas. Sekalipun kelihatannya terlambat. Tetapi saya percaya bahwa Tuhan menjadikan segala sesutu indah pada waktu-Nya.

People come and go in my life. I cannot hold their step and ask them to stay with me forever. I just can celebrate their present in my life and be grateful. Day by day i learn to trust in God and walk in faith. i believe that God know exactly what He’s doing. I believe that God”s plan in my life is greater and sweeter that what i can imagine. Above all, my prayer, may my life be a blessing for others and glorify His name. Amin

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: