Providensi Allah


Masih terngiang pembicaraan dengan  almarhumah ibunda tercinta 6 tahhun yang lalu. Saat itu mama baru saja menjalani operasi  dengan biaya yang tidak sedikit. Pada saat itu, gaji kami 3 bersaudara masih kecil dan  belum seberapa. Pandangan mama merawang jauh menatap langit-langit. ” Bagimana caranya membayar biaya operasi?”
” Tenang saja, Tuhan pasti sediakan”
“Sediakan dari mana?”
“Tidak tahu. Tapi Tuhan pasti sediakan”, jawabku mantap

Selama 5 tahun pengobatan mama telah menghabiskan biaya yang  tidak sedikit. Mungkin kita sudah bisa beli 2 buah mobil baru. Namun sampai akhir hayatnya, bahkan sampai biaya pemakamannya pun semua dicukupkan oleh Tuhan. Disitulah kami sekeluarga benar-benar mengalami pemeliharaan Tuhan. Sungguhlah benar janji Tuhan pada umat-Nya bahwa pencobaan  yang kita alami tidak akan melebihi batas kekuatan kita. Dan pada saat kita dicobai Tuhan pasti akan memberikan jalan keluar.

Setelah mama tiada, saya mengalami permasalah yang sulit di pekerjaan saya. Saya harus menghadapi trauma saya dan maju sebagai pemimpin untuk menyelesaikan masalah. Pada saat  itulah saya pernah mengalami krisis iman.  Mungkin karena baru saja mengalami beberapa kali Tuhan menjawab “tidak” untuk doa-doa saya, maka saat itu saya menjadi ragu apakah Tuhan mau menolong saya. Saya menyiapkan diri untuk segala kemungkinan terburuk. Tetapi Tuhan menujukan kasih setiaNya dan menolong saya untuk keluar dari masalah tersebut.

Satu masalah selesai, masalah  lain datang. Kadang  rasanya begitu lelah. Namun didalam Tuhan selalu ada kekuatan baru. Bukan hanya itu saja, Tuhan selalu menyediakan teman- teman disisi aku untuk menguatkan dan menghibur aku. Perlahan namun pasti, imanku mulai pulih. Satu hal yang aku  sadari, bahwa setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Saat kita mengalaminya rasanya begitu berat dan sulit. Namun percayalah sama seperti ketika guru memberikan soal pada muridnya, sesulit apapun soal tersebut, pasti ada jawabannya. Pasti ada jalan keluarnya. Tuhan memang mengasihi kita, tetapi itu tidak berarti bahwa Tuhan meluputkan kita dari masalah. Terkadang Tuhan mengijinkan masalah datang agar kita bertumbuh semakin kuat dan bijak, semakin menghargai apa Tuhan telah anugrahkan, dan untuk menjadi berkat bagi banyak orang.

Tentang hari esok, Tuhan berkata jangan kuatir. Hari esok memiliki kesusahannya sendiri. Dan tenang saja, apapun permasalahan yang kita hadapi, pasti Tuhan sediakan jalan keluarnya. Bagaimana dengan doa-doa kita yang belum terjawab? Well, percaya saja segala sesuatu ada waktunya. Percayalah bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik. Kapan? Bagaimana caranya? Well, aku ga tahu. Tetapi yang pasti saya percaya Tuhan akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: