Hidup di dalam Kristus


Ketika kita mengajak orang untuk percaya pada Tuhan, apakah yang kita tawarkan? Banyak gereja yang mengajarkan bahwa ikut Tuhan itu mudah;, kita akan menjadi sukses, sehat dan hidup penuh kelimpahan. Sekilas tampaknya ikut Tuhan itu menyenangkan. Namun kenyataan yang saya hadapi selama puluhan tahun mengikuti Tuhan, jalan yang ditempuh tidaklah semudah itu. Pada kenyataannya mengikut Tuhan tidaklah berarti semua keinginan kita menjadi kenyataan. Sebaliknya kerap kali kita diperhadapkan kesulitan karena iman kita. Sering kali Tuhan mengijinkan kita berjalan di jalan yang tidak kita harapkan atau bayangkan. Terkadang Tuhan juga mengijinkan hal buruk terjadi, membuat kita mempertanyakan dimanakah kasih Tuhan? Dengan semua kondisi itu, lalu apakah yang dapat kita tawarkan pada mereka yang tidak di dalam Tuhan? Apa bedanya kita yang ada didalam Tuhan dengan mereka yang tidak mengenal Tuhan?

  1. Di dalam Tuhan ada pengampunan dosa dan hidup yang kekal.

Semua orang bergumul dengan dosa  yang berbeda. Tidak ada satupun manusia di muka bumi ini yang terluput dari dosa, kecuali Yesus Kristus. Mereka yang hidup dalam kegelapan bangga dengan dosanya. Kalaupun mereka menyadari bahwa itu dosa, tetap saja tidak dapat mengatasinya. Lihatlah mereka yang menjelang menghadapi maut. Ketika detik-detik terakhir dalam hidupnya, semua orang butuh dan mengharapkan pengampunan dosa. Ya, hanay di dalam Kristus saja ada pengampuanan akan dosa. Hanya didalam Kristus saja ada jaminan akan hidup kekal. Semua hanyalah anugrah semata.

  1. Di dalam Tuhan ada kekuatan dan penghiburan. Ada damai sejahterah yang melampaui segala akal yang memelihara hati dan pikiran kita.

Masalah boleh datang silih berganti dalam kehidupan kita. Tetapi tidak ada satupun yang dapat memisahkan kita dari Kasih Tuhan. Sadar aatu tidak sadar, Tuhan mengelilingi kita dengan kasih anugerah-Nya setiap hari. Kalaupun Tuhan meminta kita berjalan di jalan yang sulit, percayalah bahwa anugerah-Nya telah mendahului kita. Percayalah bahwa Tuhan akan memampukan kita untuk melaluinya. Kita tidak berjalan sendirian. Di dalam Tuhan, ada pengharapan. Di dalam Tuhan ada pertolongan, ada tangan yang tidak terlihat yang menopang kita.

  1. Di dalam Tuhan kita tahu bahwa hidup kita tidaklah sia-sia, tetapi ada nilai kekekalan.

Semua orang akan mengahiri hidupnya di dunia ini. Sekaya apaun kita, sesehat apapun kita, suatu saat nafas kita akan tetap berhenti. Jantung kita tetap akan berhenti berdetak. Apakah yang kita lakukan di dunia ini? Uang tidak dibawa mati. Kekuasaan tidaklah berlangsung selamanya. Sehebat-hebatnya manusia tetap akan dikalahkan oleh kematian. Namun di dalam Kristus kita tahu bahwa apapun yang kita lakukan dengan segenap hati untuk Tuhan kepada sesama kita, itu tidak akan pernah sia-sia. Ada nilai kekekalan disana.Hidup kita di dunia ini tidaklah sia-sia.

Sobat, kita dapat hidup seperti inilah yang kita tawarkan kepada mereka yang belum mengenal TUhan. Manusia pada dasarnya ingin dicintai. Dan cinta yang terbesar adalah Cinta dari TUhan. Ya.. sebuah cinta yang tanpa syarat dan tidak akan pernah berubah. Sekalipun kita jatuh dan tersesat, Tuhan akan tetap mencari kita. Cinta Tuhanlah yang menopang seluruh hidup kita baik saat ini, maupun di dalam kekekalan. Terimalah cinta Tuhan yang tanpa syarat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: