Malaikat Kehidupan


Dalam masa kelamku, Tuhan memberikan 2 orang malaikat untuk menemaniku. Mereka bukan orang Kristen yang terlihat rohani. Mungkin tidak banyak ayat Alkitab yang dihafalkan ataupub dilontarkan untuk menyemangatiku. Tetapi kehadiran mereka yang menemani dan menyemangatiku itu yang membuat bebanku terasa lebih ringan. 
Dalam perjalanan ini, akhirnya Tuhan membuka mataku. Mereka yang mungkin direndahkan dan diremehkan di dalam gereja bukanlah orang yang buruk. Sebaliknya, mereka juga memiliki hati nurani yang Tuhan tanamkan dalam lubuk hati mereka. Mereka juga bisa menjadi teman yang baik, yang Tuhan pakai untuk menguatkan kita. Sebaliknya, tidak menutup kemungkinan mereka menjadi orang terkemuka di gereja, justru adalah orang yang menikammu dalam kehidupan nyata. Ironis memang. Tetapi itulah kehidupan. 

Tuhan menunjukkan padaku, bahwa jangan pernah menilai orang lain hanya dari apa pangkatnya di gereja. Jangan pernah menilai rendah orang lain hanya dari kebiasaannya dan pandangan yang berbeda dengan kita. Jika engkau mengenalnya lebih dalam, maka engkau akan menemukan bahwa mereka yang terlihat tidak rohani juga adalah malaikat yang Tuhan kirimkan untuk membantu menerangi jalanmu. 

Kasih bukanlah sekedar kata-kata. Kasih adalah tindakan nyata dari memberi diri dan waktu kita yang berharga. Disaat terkelam dalam hidupmu, kau baru tahu siapa yang benar-benar mengasihimu.

Satu lagi. Aku bersyukur mengenal para penulis RibutRukun.com. Tepat disaat aku memutuskan untuk resign dan memulai sebuah perjalanan iman, aku mengenal mereka. Di luar dugaan, orang-orang yang belum pernah aku temui ini justru menjadi penyemangat hidupku. Aku seperti menemukan sebuah keluarga baru di dunia maya. 

Menjadi pengangguran, ternyata tidak seseram yang aku bayangkan. Hidupku tetap berwarna. Aku tetap mampu menatap hari-hariku dengan penuh harapan. Satu hal yang pasti, aku tahu bahwa Tuhan menopangku dan tidak pernah meninggalkanku. Itulah yang mengusir rasa galau yang terkadang terbesit dalan benakku. Apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup ini, semua akan indah pada waktu-Nya. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: