The Chosen

Suatu malam, mungkin sekitar tahun 2013, setelah pulang dari gereja, saya berbincang-bincang dengan mama di kamarnya. Dengan tatapan mata yang mnerawang jauh dia berkata, ” Mungkin sejak kamu lahir, kamu sudah dipilih oleh Tuhan”

Saya tersentak kaget juga bingung. Bagaimana mungkin mama yang tidak pernah tahu tentang doktin umat pilihan bisa bicara seperti itu?

“Maksud mama apa? kok mama bisa bicara seperti itu?”

“Iya, setelah kokomu lahir, mama pasang alat KB. Dua tahun kemudian, mama melepas alat KB ke dokter Tan Gek Suan. Dia bilang, kalau mau punya anak, harus berdoa kepada Tuhan. Sebab Tuhanlah yang memberikan anak. Dia kan dokter Kristen yang baik, mungkin setelah itu dia mendoakan mama. Sebab tak lama kemudian, mama mengandung kamu.”

Aku hanya tersenyum mendengarnya.

“Satu hari sebelum mama melahirkan kamu, mama  membayangkan rasanya enak sekali kalau mama melahirkan besok. Soalnya  besok pas dokter praktek. Ga tahu mengapa, mama  punya feeling kuat, kalau kamu akan lahir besok. Lalu, malam  itu mama mengemas baju-baju ke dalam koper. Keesokan harinya mama pergi ke dokter ditemani ii (bibi) kamu. Dan benar saja, dokter bilang mama tidak usah pulang, sebab ntar malam, bayinya akan lahir. Lalu ii pulang tinggal membawa koper yang sudah mama persiapkan. Dan benar, malam itu kamu lahir”

” Ah, mama! itu kan karena Vonny anak kedua kan? Emangnya wewe (adik) ga begitu?”

“Engga! baik waktu mama melahirkan koko maupun wewe, itu sakit perutnya mendadak banget.”

Mata saya mulai berkaca-kaca mendengarnya.

“Lalu waktu kamu baru berusia beberapa bulan. Waktu itu kamu tersedak cincin. Mama kaget waktu tahu kokomu memberikan cincinya kepada kamu. Waktu mama lihat, kamu sudah mau nangis tapi tidak ada suara. Waktu itu, mama sendirian di rumah, yang lain sudah pada pergi kerja. Tapi entah mengapa seperti ada yang memberi tahu mama agar menengkurapkan  menepuk punggung kamu. Dan benar saja, cincinya langsung keluar.”

“Iya ma, kata Tuhan, Vonny terlalu kecil untuk mati tersedak cincin” jawabku sambil tersenyum

“Dari kecil, kamu berbeda dengan saudar-saudaramu yang lain. Waktu kamu TK Kamu tidak mau berbohong. “bohong itu dosa!” mama sampai bingung, siapa yang mengajari?”

“hahaha.. ya guru sekolah  minggu lah!”

Aku tidak dapat menahan haruku. Aku bergegas ke kamarku, dan menangis. “Tuhan, mama tidak tahu apa yang dia katakan. Dia bahkan tidak membaca Alkitab. Tapi, mengapa dia bisa bilang seperti itu? Mengapa Engkau mengasihi aku sedemikian rupa? Tapi, apakah Engkau hanya mengasihi aku? Sehingga hanya aku yang mengenal-Mu di keluarga ini? Tuhan, tidakkah Engkau mengasihi keluarga ini juga?”

Malam itu aku membaca satu ayat yang menguatkan perkataan mama.

Jer 1:5  Before I formed thee in the belly I knew thee; and before thou camest forth out of the womb

Dan dikemudian hari aku tahu, bahwa Tuhan juga sangat mengasihi keluargaku. Satu per satu Tuhan bawa mereka untuk mengenal Dia dan mengenal kasih-Nya. Dan untuk itulah Tuhan mengutus aku ke dalam keluarga ini, supaya merekapun bisa mengenal Tuhan yang sesunguhnya.

Dan aku percaya setiap kita sudah Tuhan pilih sebelumnya. Bukan hanya aku saja dengan pengalaman unik yang mama ceritakan. namun jika kita bisa mengenal Dia dan percaya Yesus lah Tuhan dan juru selamat. Itu karena Tuhan telah memilih kita, bahkan sebelum kita dikandung dalam kandungan ibu kita. Dia mengasihi kita dan Dia yang memelihara hidup kita.

7 Komentar (+add yours?)

  1. dcrossproject
    Jul 14, 2008 @ 04:24:42

    Soli deo Gloria
    Deus Providebit

    Tetap setia dan setia… Gbu

  2. Bill
    Okt 21, 2008 @ 02:46:19

    WOW…NICE STORY.

  3. Bill
    Okt 21, 2008 @ 02:46:53

    Kita memang umat pilihan Tuhan. GBU.

  4. grace
    Jan 25, 2011 @ 02:36:04

    daleeemm sekali vonnn … btw sekarang semua keluarga dah percaya Babe? Praise the Lord

  5. vonnythay
    Jan 25, 2011 @ 02:41:50

    iya, puji Tuhan grace. sudah percaya dan dibabtis desember tahun 2008. Waktu itu sekali dibabtis 4 orang, papa, mama, ii dan pho2.🙂

  6. than88
    Jul 22, 2011 @ 03:45:41

    woww…aq sampai cry pas baca….T.T

    mengingatkanku pada kisah hidupku juga, tapi bedanya dulu mamaku ngga siap buat hamil lagi ( tapi aq dah terlanjur ada di rahimnya =,=’ )

    mama juga bahkan dulu pernah niat untuk menggugurkanku ( tapi ngga jadi )..hahaha..^^!

    tapi setelah semua yg terjadi sejak aq kecil, semua sakit yg aku derita sampai aku menerima mukjizat-NYA ( itupun harus nunggu 20thun baru aq sembuh…hehe ).

    mamaku bilang, ” yann, keberadaanmu di dunia ini bukan kebetulan atau kesengajaan, kmu sudah dipilih Tuhan untuk menjalani semua ini. kamu sungguh beruntung nak , karena bahkan saat kamu dalam kandungan mama pun, Tuhan sudah melindungi kamu. percayalah DIA punya rencana untuk semua hal yg saat ini kamu alami.”

    saat dengarnya, aku cuman bisa nangis and say..Thanks Jesus , b’cause You Chose me to go through all this ..hehe…

    nice post sist…God Bless u ^^

  7. william
    Nov 22, 2012 @ 09:01:41

    Thanks for sharing von and than88…good sharing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Social

%d blogger menyukai ini: